Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aquascape. Tampilkan semua postingan

26 Apr 2012

Menghias Aquarium


Menghias aquarium dengan tanaman hidup memang dapat menambah daya tarik yang bagi orang yang melihatnya. Akan tetapi dalam menghiasnya juga dibutuhkan cara-cara yang tidak sembarang. Berikut ini merupakan cara penataan tanaman hidup di dalam aquarium. Media yang dibutuhkan dalam hal ini adalah sebuah Aquarium. Jika bisa, panjang aquarium tidak kurang dari 90 cm. Hal ini dikarenakan panjang aquarium yang kecil akan menyulitkan kita dalam menatanya.

Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan untuk sirkulasi dan keseimbangan air di dalam aquarium antara lain adalah:

- Tabung CO2 + Regulator
- CO2 Kontrol
- Difuser
- Bubble Counter
- CO2 Test
- Ph Balancing
- Thermometer
- Pinset
- Penyaring Bakteri
- Filter
- Pasir

Alat-alat dan bahan tersebut berfungsi untuk kehidupan ikan dan tanaman di dalam aquarium juga saling berhubungan didalam menjaga ekosistem. Dalam penataan tanaman hidup di dalam aquarium diperlukan beberapa cara agar aquarium tersebut menjadi lebih enak dipandang. Berikut ini tahapan dalam penataan tanaman.


Yang pertama, isi aquarium dengan pasir sampai ketebalan mencapai 2 cm. Ukuran pasir yang baik adalah kurang lebih 2 hingga 3 mili. Kemudian pasir diratakan. Pada bagian depan pasir dinaikkan, hal ini bertujuan agar pupuk yang ditaruh tidak terlihat pada garis depan.Kemudian ditebarkan pupuk, lalu ditutup kembali dengan pasir yang tebalnya 3 hingga 5 cm. Pada bagian belakang boleh tinggi, sebab tanaman akan lebih besar.

Kedua, dalam hal pengisian air, mula-mula sebaiknya ujung selang air dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diikat. Buka kran jangan terlalu besar. Setelah air mencapai 2 cm diatas pasir, baru kran boleh dibuka penuh. Hal ini bertujuan agar pupuk yang berada di antara pasir tadi tidak keluar sehingga akan membuat air menjadi keruh.

Ketiga, memilih jenis tanaman hidup yang digunakan sebaiknya pilih yang jenis Microsorium, Javavern, Javamost atau tanaman Floating yang sengaja diikat agar tenggelam. Tidak semua jenis tanaman dapat dimasukkan ke dalam aquarium. Akan tetapi pilihlah yang cocok saja, yang lebih utama adalah jenis tanaman yang kita sukai.Untuk penataan tanaman di dalam aquarium ada unsur estetikanya, seperti halnya dengan penataan tanaman di halaman rumah, yakni tanaman yang digunakan harus sesuai dengan penataan sehingga akan mempercantik aquarium.


Untuk tanaman yang kecil, harus diletakan di deretan depan. Tanaman yang sedang besarnya, diletakan di tengah, sedangkan tanaman yang besar, harus diletakan pada bagian belakang. Selain itu, tanaman yang dipilih juga tidak sembarangan, namun harus dipilih jenis tanaman amphibi, yakni yang dapat hidup di dua tempat, air dan darat. Aquarium harus juga dikontrol dengan alat-alat seperti salah satunya adalah Difuser dan Ph Balance. Difuser merupakan alat pengontrol CO2 di dalam air. Sedangkan Ph Balance adalah alat untuk mengontrol Ph dalam air.

Keempat, setelah selesai air memang terlihat keruh, maka dibutuhkan waktu selama 1 hingga 2 minggu untuk mengendapkan pupuk dan mentralkan air sehingga cocok untuk kehidupan tanaman dan ikan didalamnya. Setelah dua minggu, ikan-ikan dapat dimasukkan dan jenis ikan yang dipilih adalah jenis ikan yang tidak memakan tanaman, sehingga tanaman akan dapat berkembang dengan baik. Setelah 3 hingga 4 bulan, kita dapat memperoleh aquarium yang cantik dengan ornamen tanaman hidup didalamnya.
Menghias Aquarium Terbaru

4 Apr 2012

Pemilihan Tanaman untuk Aquascape

 Tanaman Aquascape - Tumbuhan Aquascape - Jenis Tanaman Aquascape

Tidak semua jenis ikan hias dapat dipelihara di dalam akuarium aquascaping. Jenis ikan pemakan daun-daunan (herbivora) tentu saja sangat tidak disarankan dipelihara dalam akuarium dengan aquascape yang bertanaman berdaun lembut atau lunak.
 
 
Platy
 
Pada umumnya, semua jenis ikan live bearing, seperti Platy, Black Molly, dan Guppy dapat dipelihara dengan tanaman, mereka diketahui juga sebagai pemakan lumut. Jenis tetra seperti Killifish dan Rainbow juga dapat dipelihara dalam aquascape karena tidak merusak tanaman. Jenis Chichlid ukuran kecil juga dapat dimasukkan dalam aquascape namun beberapa jenis Chichild mempunyai kebiasan menggali pasir untuk meletakkan telurnya, sehingga dapat merusak akar tanaman yang baru tumbuh. Jenis ikan lainnya adalah ikan jenis catfish yang berukuran mungil seperti Corydoras yang tidak memakan daun dan membantu memakan sisa-sisa pakan didasar air, namun jenis Ancistrus dapat merusak jaringan daunnya, jenis catfish juga dapat menjadi masalah dikarenakan jenis ini suka menggali dasar akuarium untuk mencari makanan, sehingga pemberian pakan yang cukup mutlak diperlukan untuk menghindari penggalian yang merusak akar tanaman.
 
Corydoras starbay 
 
Pilihlah Tanaman Yang Berdaun Keras
 
Hydrocotyle leucocephala 
Hydrocotyle leucocephala
 
Ikan pemakan daun biasanya menyukai daun yang tipis dan lunak. Jika kita ingin memelihara jenis ikan herbivora ini dalam aquascape kita maka kita harus memilih tanaman berdaun keras, kaku, dan pahit (bagi si ikan tersebut), misalnya Hydrocotyle leucocephala, Lobelia cardinalis, dan Saururus cernuus.
 
 
Bolbitis heudelotii
 
Jenis tanaman lain yang memiliki daun yang sering dihindari oleh ikan herbivora adalah : Anubias, Bolbitis heudelotii, Microsorum pteropus, Crinum natans, Crinum calamistratum, dan Vallisneria. Semua jenis tanaman ini tidak membutuhkan banyak cahaya sehingga mudah dalam perawatannya.
Pemilihan Tanaman untuk Aquascape Terbaru