Tampilkan postingan dengan label Guppy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guppy. Tampilkan semua postingan

27 Mar 2012

Lebih Mengenal Ikan Guppy

Guppy (Poecilia reticulata) berasal dari Trinidad, Barbados, Guyana, Brasil, dan Asia Tenggara. Ikan yang bersifat omnivore ini menghendaki suhu optimal untuk pemeliharaan sekitar 25-28° C dengan pH sekitar 7,0 dan kekerasan 20° dH. Panjang tubuh maksimal sekitar 5-6 cm.

Sirip-sirip ikan ini berwarna-warni sangat cantik dan menarik. Berbagai warna seperti merah, kuning, hijau, biru, maupun kombinasi warna sudah beredar di pasaran. Bentuk ekornya pun menarik, misalnya mirip kipas, membulat, ataupun melebar. Pada jantan, sirip ekor tampil sangat menarik karena lebar dan berwarna kontras.

  • Air dalam aquarium sebaiknya diganti 3 atau 4 minggu sekali atau tergantung kekeruhan air. Jaga kondisi suhu air stabil antara 15-27 derajat Celsius.
  • Aquarium sebaiknya cukup oksigen. Sebaiknya sediakan Air Pump (aerator ) untuk menyemburkan gelembung air agar oksigen dalam aquarium terjaga.
  • Untuk makanan, sebaiknya diberikan dua kali sehari dan jangan terlalu sering ataupun terlalu banyak. Makanan bias dari jenis makanan alami seperti jentik –jentik, cacing ataupun lumut. Namun potong makanan menjadi kecil kecil agar bias masuk ke mulut guppy. Ataupun bias juga diberi makanan ikan yang dijual ditoko-toko ikan.
1.      
Cara membedakan induk jantan dengan induk betina
Sebenarnya induk jantan dan betina sangat mudah untuk dibedakan cara membedakannya adalah :

      Induk Jantan 
   Mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang.

     Induk Betina
Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi


Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Apabila si betina sudah akan melahirkan biasanya ditandai dengan perut betina yang bisar dan berwarna hitam. Sebaiknya si betina yang hamil di pisahkan dengan betina lain , dikarenakan ketika bayi guppy lahir biasanya akan langsung dimangsa oleh betina lain dan tidak akan dimangsa oleh induknya sendiri. Akan tetapi untuk induk albino ketika si bayi sudah lahir,sebaiknya si bayi dipisahkan dengan induknya .tetapi jangan langsung dipisahkan karena tubuh si bayi masih, rapuh untuk itu sebaiknya dipisahkannya berkisar antara 3 - 5 jam setelah kelahiran, karena induk albino bersifat kanibal, itulah sebabnya kenapa harus di pisahkan. 


Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.
Lebih Mengenal Ikan Guppy Terbaru

25 Mar 2012

Pemeliharaan dan Perawatan Guppy

Pemeliharaan dan Perawatan Guppy dalam rumah cukup mudah, hal ini dikarenakan ikan guppy bukanlah tipe ikan yang tergolong manja sehingga tidak begitu merepotkan untuk di pelihara . Hanya beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam merawat dan memelihara ikan guppy yaitu kualitas air, pemberian pakan, dan sarana penunjang akuarium lainnya.

 

Persiapan Akuarium

Pemeliharaan guppy di dalam akuarium dapat digabung dengan guppy atau ikan hias jenis lain. Hal ini pula yang membuat hobiis guppy tertarik untuk mengkoleksinya, karena guppy akan terlihat indah berada dalam satu akuarium dengan ikan lain yang memiliki corak warna berbeda. Ukuran akuarium yang digunakan disesuaikan dengan selera masing-masing. Yang terpenting ukuran akuarium tersebut sesuai dengan jumlah ikan yang ada di dalamnya. Jika akuarium terlalu kecil,  kualitas air akan mudah rusak sehingga guppy mudah stres dan sakit. Sebaliknya, jika akuarium terlalu besar dan jumlah guppy sedikit, akuarium akan terasa kosong dan keindahan guppynya pun kurang dapat dinikmati.


Sebagai patokan, guppy yang dipelihara tanpa campuran ikan lainnya dapat menggunakan akuarium berukuran 40 x 40 x 60 cm untuk sekitar 50 ekor. Namun jika dipelihara bersama dengan ikan lainnya, ukuran akuarium yang digunakan harus lebih besar, misalnya 100 x 40 x 60 cm.


Sarana penunjang akuarium seperti filter dan lampu flourscene harus tersedia. Filter berfungsi untuk menjaga kejernihan air, sedangkan lampu flouresecene berfungsi sebagai pemanis penampilan akuarium saat akan menikmati keindahan guppy yang ada di dalamnya. Dekorasi yang dibuat bisa berupa dekorasi biotik (menggunakan makhluk hidup seperti tanaman air) atau dekorasi abiotik (menggunakan benda-benda mati, seperti pasir, batu, kerikil kecil, karang, patung, kincir air, tanaman imitasi serta yang lainnya).

 

Kualitas Air

Kualitas air sangat menentukan pertumbuhan, kesehatan, dan kualitas warna guppy. Oleh karena itu, air yang digunakan untuk memelihara guppy sebaiknya diendapkan dan diaerasi terlebih dahulu selama dua hari agar terbebas dari zat-zat berbahaya. Guppy akan hidup dengan baik pada air bersuhu 25-28° C dengan pH 7-8. Pada kisaran angka tersebut guppy sangat nafsu makan dan pertumbuhan ekornya akan maksimal. Di bawah angka itu pertumbuhan guppy akan berbanding terbalik, yaitu lambat tumbuh dan bukaan ekornya tidak sempurna. Selain itu guppy akan mati jika pH akuarium sangat asam (<5) atau sangat basa (>9).


Agar kebersihan air tetap terjaga, sitem penyaringan air di dalam akuarium guppy harus benar-benar dirancang dengan baik. Mediapenyaringan dapat berupa under gravel atau sistem penyaringan di luar akuarium dengan menggunakan pompa. Pompa yang digunakan untuk mendistribusikan air kedalam media penyaringan sebaiknya tidak terlalu besar, untuk mencegah guppy tersedot, sehingga akan merusak ekor guppy. Sementara itu, untuk menjaga kualitas airnya, air akuarium guppy harus diganti setiap satu minggu sekali.

 

Pemberian Pakan

Guppy yang dipelihara di dalam rumah juga diberi pakan alami dan pakan buatan agar pertumbuhan berjalan dengan baik dan sehat. Sama seperti ikan hias yang lainnya, pemnberian pakan guppy dilakukan dua kali sehari, pakan yang diberikan sebesar 5% dari berat tubuh guppy atau samapi guppy tidak mau memakan lagi pakan yang diberikan. Pakan alami yang diberikan untuk guppy sama dengan pakan yang diberikan untuk cupang hias, yaitu cuk (jentik nyamuk), kutu air, cacing sutra, dan cacing darah. Sementara itu, pakan buatan yang bisa diberikan adalah pelet halus (sesuai bukaan mulut ikan) khusus guppy yang bisa diperoleh di toko ikan hias.
Pemeliharaan dan Perawatan Guppy Terbaru

28 Feb 2012

Mengenal dan Menanggulangi Penyakit pada Ikan Guppy


Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah.

Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang.

Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi.

Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow.

Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.

Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.

Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran.

Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak. Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita.

Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.

Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan.

Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.


Cara Mengatasi Penyakit
PENYAKIT yang umum menimpa guppy adalah jamur. Perlu dipahami jamur tumbuh dengan cara yang berbeda dari bakteri. Jamur tumbuh dengan spora dan selalu tumbuh dengan kondisi tertentu.

Mereka berkembang mempunyai siklus tertentu berupa spora kemudian berubah menjadi organisme yang disebut miselium.Jamur ini dapat berkembang biak sangat cepat, berbentuk seperti benang/ulir dan membentuk jaringan-jaringan seperti lapisan yang tipis. Sedangkan bakteri yang biasa menyerang guppy adalah mycobacterium piscium, juga beberapa penyebab lainnya.

Perlu diperhatikan untuk melakukan pengobatan secara efektif harus melakukan diagnosa yang akurat, sehingga dapat mengatasi penyakit yang timbul. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :

a. Saprolegnia.
Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan.

Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati.

b. Penyakit Bengkak atau Bloat
Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan.

Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal.

c. Jamur Mulut
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati.

Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.

d. Penyakit Insang
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air.

Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.  Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya.

Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.

e. Penyakit Kembung
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.

Article dari: Sri Mulyadi, Ir Wantoro,
Mengenal dan Menanggulangi Penyakit pada Ikan Guppy Terbaru

25 Feb 2012

Budidaya Ikan Guppy

Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Ikan Guppy berbeda dengan ikan Cupang.
1. Cara membedakan induk jantan dengan induk betina
Sebenarnya induk jantan dan betina sangat mudah untuk dibedakan cara membedakannya adalah :
a. Induk Jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang..

b. Induk Betina
Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi


2. Jenis – jenis ikan Guppy
Jenis ikan Guppy ini sangat bermacam – macam , jenis ikan Guppy sendiri sangat mempengaruhi nilai jual ikan tersebut. Dan baru – baru ini banyak sekali jenis ikan guppy yang baru , ini disebabkan adanya kawin silang pada guppy. Sehingga menimbulkan beanekargaman ikan guppy. Pada umumnya jenis ikan Guppy dapat dibedakan dari bentuk ekornya, antara lain : 
  1. Wide tail (Ekor lebar)

Ciri – ciri dari Ikan jenis ini adalah memiliki bentuk ekor yang lebar

  1. Sword tail (Ekor panjang)
Ciri ikan jenis ini adalah memiliki bentuk ekor yang panjang . tidak melebar 
  1. Short tail (Ekor pendek)

Sedangkan ciri khusus dari ikan ini adalah memiliki ekor pendek dan tidak melebar
Sedangkan pada saat ini ikan Guppy yang termahal adalah jenis albino dan Ribbon. Albino adalah jenis guppy yang memiliki mata yang berwarna merah , sedangkan jenis albino sendiri banyak sekali jenisnya, misalnya red albino, blue albino , cobra albino,dll 
 Gambar 1. Red albino
Sedangkan Ribbon dalah jenis guppy yang seluruh tubuhnya berwarna hitam.
 Gambar 2 . Ribbon
3. Cara penangkaran
Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Apabila si betina sudah akan melahirkan biasanya ditandai dengan perut betina yang bisar dan berwarna hitam. Sebaiknya si betina yang hamil di pisahkan dengan betina lain , dikarenakan ketika bayi guppy lahir biasanya akan langsung dimangsa oleh betina lain dan tidak akan dimangsa oleh induknya sendiri. Akan tetapi untuk induk albino ketika si bayi sudah lahir,sebaiknya si bayi dipisahkan dengan induknya .tetapi jangan langsung dipisahkan karena tubuh si bayi masih, rapuh untuk itu sebaiknya dipisahkannya berkisar antara 3 - 5 jam setelah kelahiran, karena induk albino bersifat kanibal, itulah sebabnya kenapa harus di pisahkan. 
Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio. 
4. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :
Saprolegnia.Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati
Penyakit Bengkak atau Bloat Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan. Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal
Jamur Mulut .Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.
Penyakit Kembung.Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan.
Sekarang anda sudah dapat mencoba, keuntungan yang didapat dari ikan guppy ini lumayan juga. 1 ikan guppy albino dapat mencapai 5 ribu sampai 100 ribu di pasaran silahkan mencoba.
Budidaya Ikan Guppy Terbaru