Tampilkan postingan dengan label Hobbies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobbies. Tampilkan semua postingan

28 Apr 2012

Forktail Rainbow Fish - Indonesian Exotic Fish


Forktail Rainbowfish (Pseudomugil furcatus) merupakan ikan golongan rainbowfish berukuran mungil dengan habitat asli di perairan dataran rendah Papua Nugini. Habitat asli ditemukan pada sungai antara Dyke ackland dan Collingwood Bays termasuk sungai Peria yakni anak sungai Kwagira (Papua nugini sebelah timur) dan sungai lembah Musa, Safia Papua nugini. Umumnya, habitatnya berupa sungai hutan hujan tropis yang bersih, berarus cukup deras dan memiliki vegetasi air yang melimpah. Kondisi air yang dilaporkan di habitat aslinya adalah mempunyai suhu 24-28,50C, pH 7-8 dan kesadahan 90-180 ppm. Ikan yang juga dikenal dengan yellow Froktail ini terdaftar dalam IUCN Red List of Threatened Species dengan status “resiko rendah: kurang perhatian”.
 

Froktail ranbowfish mendapatkan namanya dari bentuk ekornya yang bercabang menyerupai fork (garpu /garpu tala). Tubuh ikan dewasa mungil hanya sekitar 5-6 cm. Ikan mempunyai dua sirip dada yang dipisahkan oleh celah kecil. Sirip dada yang pertama lebih kecil dibanding sirip dada kedua. Warna tubuh ikan berwarna kuning kehijauan baik jantan maupun betina. Pada ikan jantan mempunyai sirip punggung dan anal berwarna transparan dengan garis tepian tipis berwarna kuning. Ikan memiliki sisik tubuh berwarna sedikit gelap pada bagian tepi. Mata ikan berwarna biru sehingga sering juga disebut dengan Froktail Blue eye. 


Untuk membedakan antara ikan jantan dan betina cukup mudah yakni ikan jantan akan mempunyai warna yang lebih mencolok dan sirip punggung yang lebih panjang. Secara fisik, ikan ini mirip dengan spesies Popondentta rainbowfish (Pseudomugil conniea), yang membedakan adalah tidak adanya garis hitam pada sirip punggung dan anal serta tepian sirip yang berwarna kuning bahkan putih. Ikan ini dulu dikenal dengan Popondentta furcatus, dimana nama diperoleh dari nama daerah tempat ikan ditemukan di Papua Nugini, namun nama tersebut ditinggalkan karena ikan kembali dimasukkan ke dalam genus pseudomugil yang berarti mata biru pada tahun 1989. Ikan mungil ini mampu bertahan hidup sampai usia tiga tahun.


Froktail rainbowfish sangat cocok bila ditempatkan dalam aquascape karena bentuk dan warna ikan yang eksotik. Ukuran tangki minimal yang digunakan untuk pemeliharaan adalah 45cm x 30cm x 30 cm atau sekitar 40 liter air. Ikan ini adalah jenis pendamai dan mudah dipelihara. Ukurannya yang kecil membuat dia cocok dikombinasikan dengan ikan pendamai lain yang berukuran sama, seperti danio, live barrier dan kelompok tetra.
 
Froktail Rainbowfish lebih baik jika dipelihara dalam kelompok umumnya ikan kecil lainnya dengan jumlah minimal enam ekor. Set up tangki dengan design yang menyerupai habitat asli yakni berarus cukup deras dan banyak tanaman untuk bersembunyi akan membuat ikan lebih nyaman. Tangki harus dijaga terus kebersihannya dengan mengganti air setiap minggu dan sistem filtrasi yang terus dikontrol. Jenis rainbowfish ini termasuk spesies yang mudah terkena penyakit “oodinium”, karantina segera jika ikan menunjukkan gejalan atau sudah terinfeksi penyakit ini.
 

Froktail Rainbowfish bersifat omnivora. Jenis makanan yang sesuai seperti pakan pellet atau granul kecil. Untuk meningkatkan kualitas ikan, maka perlu diberi makanan seperti brine shrimpe, daphnia dan larva serangga baik hidup, beku maupun kering. Variasi jenis makanan sangat diperlukan ikan untuk menjaga kesehatan ikan.

Breeding froktail ranbowfish dapat dilakukan baik dalam pasangan maupun dalam kelompok, namun kelompok lebih dianjurkan. Ikan ini umumnya akan mencapai dewasa dan siap untuk dipijahkan pada usia 3-4 bulan. Tangki yang digunakan untuk memijah harus dilengkapi dengan java moss , substrat gelap dan arus air yang cukup untuk membuat ikan merasa nyaman untuk bertelur. Pemberian java moss bertujuan sebagai tempat ikan untuk meletakkan telur. Beberapa sumber menganjurkan untuk memberikan satu sendok teh garam tiap gallon air agar ikan cepat bertelur.


Sebelum proses breeding, biasanya ikan jantan akan menunjukkan perilaku unik yaitu akan berenang dengan sirip dada, anal dan punggung dalam posisi tegak lurus. Kemudian ikan jantan akan menjadi sedikit agresif terhadap betina, namun jika jantan terlalu aggresif maka segera pisahkan dengan ikan betina karena kemungkinan tidak cocok dan akan menyakiti ikan betina jika tetap dikumpulkan. Proses bertelur akan berlangsung sepanjang hari dengan dengan jumlah yang tidak banyak yakni sekitar 5-10 butir tiap 24 jam. 


Untuk memperoleh hasil optimal maka pisahkan telur tiap pagi ke tangki lain. Telur bersifat lengket dan menempel di moss. Telur akan menetas setelah 10-15 hari dan jika ada telur yang berjamur harus segera dipisahkan. Anakan ikan yang telah menetas dapat dipisahkan ke tangki berukuran kecil dengan kondisi air yang sama dengan tangki induk. Sistem filtrasi yang terlalu besar kemungkinan akan membahayakan anakan ikan. Anakan ikan dapat diberi makan infusoria atau pakan cair pada minggu pertama sampai mereka cukup besar untuk menerima brine shrimpe naupli.
Forktail Rainbow Fish - Indonesian Exotic Fish Terbaru

26 Apr 2012

Menghias Aquarium


Menghias aquarium dengan tanaman hidup memang dapat menambah daya tarik yang bagi orang yang melihatnya. Akan tetapi dalam menghiasnya juga dibutuhkan cara-cara yang tidak sembarang. Berikut ini merupakan cara penataan tanaman hidup di dalam aquarium. Media yang dibutuhkan dalam hal ini adalah sebuah Aquarium. Jika bisa, panjang aquarium tidak kurang dari 90 cm. Hal ini dikarenakan panjang aquarium yang kecil akan menyulitkan kita dalam menatanya.

Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan untuk sirkulasi dan keseimbangan air di dalam aquarium antara lain adalah:

- Tabung CO2 + Regulator
- CO2 Kontrol
- Difuser
- Bubble Counter
- CO2 Test
- Ph Balancing
- Thermometer
- Pinset
- Penyaring Bakteri
- Filter
- Pasir

Alat-alat dan bahan tersebut berfungsi untuk kehidupan ikan dan tanaman di dalam aquarium juga saling berhubungan didalam menjaga ekosistem. Dalam penataan tanaman hidup di dalam aquarium diperlukan beberapa cara agar aquarium tersebut menjadi lebih enak dipandang. Berikut ini tahapan dalam penataan tanaman.


Yang pertama, isi aquarium dengan pasir sampai ketebalan mencapai 2 cm. Ukuran pasir yang baik adalah kurang lebih 2 hingga 3 mili. Kemudian pasir diratakan. Pada bagian depan pasir dinaikkan, hal ini bertujuan agar pupuk yang ditaruh tidak terlihat pada garis depan.Kemudian ditebarkan pupuk, lalu ditutup kembali dengan pasir yang tebalnya 3 hingga 5 cm. Pada bagian belakang boleh tinggi, sebab tanaman akan lebih besar.

Kedua, dalam hal pengisian air, mula-mula sebaiknya ujung selang air dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diikat. Buka kran jangan terlalu besar. Setelah air mencapai 2 cm diatas pasir, baru kran boleh dibuka penuh. Hal ini bertujuan agar pupuk yang berada di antara pasir tadi tidak keluar sehingga akan membuat air menjadi keruh.

Ketiga, memilih jenis tanaman hidup yang digunakan sebaiknya pilih yang jenis Microsorium, Javavern, Javamost atau tanaman Floating yang sengaja diikat agar tenggelam. Tidak semua jenis tanaman dapat dimasukkan ke dalam aquarium. Akan tetapi pilihlah yang cocok saja, yang lebih utama adalah jenis tanaman yang kita sukai.Untuk penataan tanaman di dalam aquarium ada unsur estetikanya, seperti halnya dengan penataan tanaman di halaman rumah, yakni tanaman yang digunakan harus sesuai dengan penataan sehingga akan mempercantik aquarium.


Untuk tanaman yang kecil, harus diletakan di deretan depan. Tanaman yang sedang besarnya, diletakan di tengah, sedangkan tanaman yang besar, harus diletakan pada bagian belakang. Selain itu, tanaman yang dipilih juga tidak sembarangan, namun harus dipilih jenis tanaman amphibi, yakni yang dapat hidup di dua tempat, air dan darat. Aquarium harus juga dikontrol dengan alat-alat seperti salah satunya adalah Difuser dan Ph Balance. Difuser merupakan alat pengontrol CO2 di dalam air. Sedangkan Ph Balance adalah alat untuk mengontrol Ph dalam air.

Keempat, setelah selesai air memang terlihat keruh, maka dibutuhkan waktu selama 1 hingga 2 minggu untuk mengendapkan pupuk dan mentralkan air sehingga cocok untuk kehidupan tanaman dan ikan didalamnya. Setelah dua minggu, ikan-ikan dapat dimasukkan dan jenis ikan yang dipilih adalah jenis ikan yang tidak memakan tanaman, sehingga tanaman akan dapat berkembang dengan baik. Setelah 3 hingga 4 bulan, kita dapat memperoleh aquarium yang cantik dengan ornamen tanaman hidup didalamnya.
Menghias Aquarium Terbaru

19 Apr 2012

Ikan Zebra Danio


Asal: India, Pakistan, Bangladesh. Dijumapai di sungai-sungai, selokan, parit, kolam dan juga sawah.


Panjang : 6 cm


Syarat hidup:


Suhu : 18 - 20 °C
pH: 6.5-7.2
GH: 5.0 - 19.0


Temperamen: Pendamai


Pakan: Omnivora, bisa menerima pakah kering, tumbuhan dan juga pakan hidup


Sexing: Jantang mempunya strip kuning lebih kecil diantara strip hitam. Betina mampunyai warna latar lebih keperakan. Betina pada umumnya lebih membulat dan tubuh lebih lebar.
Ikan Zebra Danio Terbaru

Ikan Balashark (Balantiocheilos Melanopterus)


Ikan balashark merupakan jenis ikan yang dinyatakan IUCN sebagai ikan yang masuk daftar ikan langka dan patut dilindungi.


Ikan Balashark dengan nama daerah ikan Puntung Kanyut (Sumatera Selatan), Ketutung (Kalimantan Barat) dan Ridik angus (Jambi) merupakan salah satu jenis ikan yang keberadaannya sudah dikategorikan mengkhawatirkan untuk Kalbar dan Jambi. Namun di Sumatera Selatan jenis ini masih bisa didapatkan walaupun jumlahnya tidak banyak.
Ikan balashark yang kecil (benih) merupakan ikan hias yang sangat indah dipandang dengan tubuh yang berwarna perak dan setiap siripnya terdapat warna hitam dan kuning. Mengapa ikan balashark begitu cepat menghilang dari perairan? Diduga akibat penangkapan yang berlebihan dan menurunnya mutu lingkungan habitat dimana ikan itu hidup.


Ikan ini termasuk ikan yang sangat mudah mati, sehingga penanganan extra hati-hati. Balashark membutuhkan oksigen yang tinggi dan air yang jernih terutama dalam penampungan, karena ikan ini termasuk ikan yang hidup di bagian hulu dari sungai bagian tengah dimana kondisi oksigennya relatif tinggi yaitu lebih dari 6 ppm; meski di alam juga sering dijumpai di rawa lebak terutama yang berhubungan dengan sungai yang besar.
Makanan ikan balashark di alam adalah fitoplankton terutama dari kelompok Bacillariophyceae (Diatoma sp, Synedra sp) dan Desmidiceae (Closterium sp) dan jenis phitoplankton lainnya seperti Mougeotia sp, Pleurotaenium sp, Cosmarium sp, namun kadang-kadang juga ada yang didominasi oleh rotifera dalam lambungnya.


Arisan Belido merupakan salah satu habitat anakan ikan ini di DAS Musi. Ikan ini merupakan jenis ikan yang bermigrasi dimana pada saat berukuran benih, hidup di perairan rawa asam dan setelah mulai dewasa akan berada di sungai utamanya yaitu sungai Musi.


Walaupun induk ikan putung hanyut sudah sulit tertangkap, namun benih-benihnya masih banyak tertangkap di perairan sungai Arisan Belido. Menurut Dahuri (2004) Balashark merupakan salah satu ikan hias air tawar yang banyak dihasilkan oleh perairan umum di Sumatera akibat penangkapan yang berlebihan dan pencemaran saat ini ikan tersebut telah mengalami penurunan.


Dulunya jenis ikan hias ini banyak diekspor ke luar negeri.
Ikan Balashark (Balantiocheilos Melanopterus) Terbaru

15 Apr 2012

Ikan Niasa

Psedatropheus auratus Bonlenger atau nama Inggris Auratus. Di DKI jakarta lebih dikenal dengan nama Niasa jenis ikan ini mempunyai tubuh memanjang agak datar, warna dasar kuning keemasan cerah atau hitam pekat. Ikan Niasa sangat agresif gerakannya sehingga harus hati-hati kalau akan dicampur dengan jenis ikan lain. Kwalitas air yang diperlukan untuk hidup dan berkembang ikan Niasa yaitu pH = 7, temperatur 24 - 27°C. Pemeliharaan dapat dilakukan didalam bak semen atau aquarium. Ketinggian air yang diperlukan untuk pemijahan sekitar 30 - 35 cm. Ikan Niasa sudah dapat memijahkan dalam umur 7 bulan dengan ukuran panjang tubuh : 7 cm. Induk jantan dan betina dapat dibedakan dari totol kuning sirip anusnya. Ikan jantan biasanya memiliki totol-totol in, sementara si betina tidak. Makanan yang diberikan antara lain : Cuk, Kutu air.
Ikan Niasa Terbaru

13 Apr 2012

Ikan Rainbow

Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan telur pada tanaman air.

Kwalitas air yang diperlukan untuk kehidupan jenis ikan ini yaitu temperatur air 23 - 26 ° C. Ph. air sebaiknya diatas 7. Jenis ikan ini dapt hidup dan berkembang-biak dalam aquarium maupun bak semen. Ikan ini sudah dapat memijah setelah berumur + 7 bulan dalam ukuran 5 - 7 cm. Makanan yang biasa diberikan dalam pemeliharaan ikan ini yaitu kutu air, cacing zambut atau cuk. Supaya ikan dapat tumbuh dengan baik selama pemeliharaan bertelur, air harus klop memenuhi persyaratan dan dilakukan penggantian air + 1 minggu 1 kali.
Ikan Rainbow Terbaru

Ikan Severum

Ikan severum Cichlosoma severum adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari Amerika Serikat bagian Utara (S. Arhazone). Tubuhnya pendek, gemuk dan gepeng dengan warna dasar tubuh bervariasi yaitu coklat kekuningan, atau hitam kecoklatan. Jenis ikan ini juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Ikan Severum dapat dipelihara didalam aquarium atau bak semen kwalitas air yang diperlukan untuk pemeliharaan ikan severum yaitu: PH. : 5,5 - 7, temperatur air 21 - 25°C. Ikan Severum sudah dapat dipijahkan setelah berumur + tahun dengan ukuran 12 - 15 cm. Induk jantan dari betina dapat dibedakan dari warna dan ukuran induk jantan berwarna lebih cerah dengan induk yang lebih besar dari betina. Makanan yang dapat diberikan jenis ikan ini antara lain: kutu air, cuk, cacing sutera dll.
Ikan Severum Terbaru

Ikan Synodontis


Ikan yang berenang terbalik ini namanya synodontis. Ikan synodontis merupakan jenis ikan hias air tawar yang berasal dari daerah sungai Nil di benua Afrika. Ikan unik ini termasuk dalam golongan catfish dari famili Mochokidae.


Nama synodontis berasal dari bahasa Yunani, yaitu syn berarti bersama dan odon berarti gigi karena ikan synodontis senang berkelompok bersama sejenisnya dan memiliki gigi-gigi mandibular.



Ikan synodontis unik ini memiliki keindahan pada sirip dorsalnya yang tegak dan menjulur panjang sehingga sering dijuluki featherfin catfish. Ikan synodontis juga memiliki keunikan yaitu dapat berenang dengan posisi terbalik.


Menurut ilmu sains terkait dengan keunikannya tersebut ikan ini memiliki daya tarik dan digemari para penggemar ikan hias. Ikan ini memakan beberapa pakan seperti cacing, larva nyamuk, pellet, dll
Ikan Synodontis Terbaru

11 Apr 2012

Persiapan Pemeliharaan Lou Han Dalam Aquarium

Pemeliharaan Lou Han - Cara Memilih Lou Han - Persiapan Aquarium Untuk Lou Han - Ciri Ciri Lou Han Yang Baik

1. Siapkan Akuarium Yang Sesuai
Volume akuarium tergantung ukuran, ikan lou han kecil 5-7,5 cm bisa menggunakan akuarium 20x30 cm², sebesar akuarium ikan cupang. Ikan besar, 10-15 cm memerlukan akuarium lebih besar,40x60 cm². Lou Han berukuran di atas 25 cm gunakan akuarium 60x120 cm². Agar Lou Han berukuran 40 cm dpt bergerak bebas, akuariumnya 80x166-180 cm². 


2. Memilih Lou Han
Pilihlah Lou Han berukuran 5-7,5 cm, saat itu tanda kcantikan mulai tampak. Pada ukuran ini, corak hitam, gemerlap bakal bintik mutiara, dan warna sudah mulai tampak. Itulah tanda pertama yang harus diperiksa.
Grade A (harga maks. 750rb per ekor)



Sepanjang gurat sisi dari pangkal ekor sampai tutup insang dipenuhi corak hitam. Biasanya ada lebih dari 6 corak.

Grade B (harga ±150rb per ekor)
Ada 3 corak hitam.

Grade C (harga ±30rb per ekor)
Corak hitam kuran dari 3 dan badan cenderung panjang.  



3. Tanda Keindahan
pertama, badan ikan tidak pucat
kedua, pilihlah ikan yang mengkilap bila terkena cahaya
ketiga, hindari ikan bersemburat kuning karena itu kelainan genetik 


4. Mengisi Air
Kualitas air yang dibutuhkan Lou Han umumnya bersifat rendah kesadahan atau soft. Kesadahan tinggi dapat diatasi dengan cara tradisional, caranya, rendam 3 lembar daun ketapang kering dlm 1 liter air, setelah 2-3 hari, masukkan air rendaman tersebut ke dlm akuarium.

LouHan hidup baik pada suhu cuku hangat, 28-30 derajat Celcius. Air dingin dapat menyebabkan nafsu makan ikan kurang & pertumbuhannya lambat.  




5. Memberi Makan
Cacing rambut, blood worm, udang tawar, dan cacing tanah adalah pakan terbaik. Untuk pemberian pelet dibiasakan sejak kecil. 


6. Perawatan
Bersihkan kotoran ikan yang ada di dalam akuarium selama 2-3 hari sekali untuk menjaga kesegaran air. Agar dinding tidak berlumut, dapat memelihara ikan Sapu-sapu, dengan ikan satu ini, ikan Louhan "segan" sehingga tidak menjahilinya. 
Persiapan Pemeliharaan Lou Han Dalam Aquarium Terbaru

Tips Merawat Ikan Hias dalam Akuarium


Kelalaian adalah sumber malapetaka bagi penggemar. Sekali saja lalai tidak mengontrol aerator akuarium, bisa-bisa arwana mati. Apalagi ceroboh, tentu lebih fatal akibatnya. Maka bagi penggemar yang sungguh-sungguh mencintai Ikan Arwana, pastilah memperhatikan seluk-beluk di sekitar perawatan. Harapannya, agar arwana dalam akuarium atau dalam Budidaya Arwana & Budidaya Ikan Arwana bisa tampil anggun dan asri. Lantas apa yang harus dilakukan?

1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi Ikan Arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.

Aerator
Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium atau kolam Budidaya Arwana & Budidaya Ikan Arwana. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.

Heater & Thermometer
Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium ikan Arwana Red turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.

Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.

Lampu TL
Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80x40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.


2. Rajin melakukan perawatan akuarium
Mau tak mau jika Anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. Sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.

Pemberian makanan
Menu utama Red Arwana & Ikan Arowana dalam akuarium adalah kelabang. Tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. Contohnya: udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.

Pengontrolan & pergantian air
Dan jangan lupa, air akuarium dari Red Arwana & Ikan Arowana juga diganti. Namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan air PAM, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.


3. Penataan interior akuarium
Kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium Ikan Arwana Red. Ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan Arwana Red sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.

Tanaman air
Mengingat asal-muasal Ikan Arwana Red yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: Vallisneria spiralis, Hidrilla verticillata, Riccia fluiutana, Higrophila polisperma, Pistia stratiotes, Najas indica, dan sebagainya.
Tips Merawat Ikan Hias dalam Akuarium Terbaru

Tips memilih Ikan Arwana


Nama Super red memang familiar ditelinga. Namun ternyata arwana tidak hanya super red. Di Kalimantan dikenal 3 jenis Arwana yaitu:”Super Red”,”Banjar Red” dan “Piano”.Dari Sumatera “Golden Red”,dan “Jardini” dari Irian. Masing-masing mempunyai ciri khas, Super Red Ini mempunyai ciri dari penutup insang hingga sisik berwarna merah,seperti pepaya matang.

“Semula saya berpikir dan berpatokan kalau super red harus berwarna merah. Ternyata warna dari super red beragam ada hijau,coklat atau kuning.Yang penting ringnya merah dan tebal.Warna dasar merah berharga paling tinggi.Warna merah pada super red tidak terbentuk seketika,Super red ukuran 10 cm warnanya kuning dan berubah merah saat ikan berukuran 20 cm.


Awas Salah Pilih Super Red serupa dengan Banjar Red saat berukuran kurang dari 15 cm.Keduanya mirip baik bentuk maupun warna.Namun setelah berukuran 15 cm mulai mudah dibedakan,Warna ekor dari Banjar Red nampak lebih merah dibanding Super Red yang masih kuning. Tubuh Super Red ramping sedangkan Banjar Red lebar,Sisiknya silver kehijau-hijauan,dan ringan tipis.Dari “pipi”hingga ekor dihiasi bintik hitam.

Jika ukuran lebih besar lagi diatas 50 cm dipastikan hobiiss tidak akan terkecoh karena ring super red sudah keluar ,ring merah dan tebal. Sebaliknya banjar red perlahan-lahan warna merah pada ekor mulai pudar menjadi kuning.


Salah pilih juga terjadi pada arwana pino dengan banjar red .Bentuk dan warna tubuh keduanya sangat mirip, Namun tubuh pino cenderung lebih gelap dan ekor kehitam-hitaman. Sedangkan golden red dari Sumatera ini,saat kecilpun sudah menunjukan ciri khususnya .Sisik golden red berwarna keemasan dan semakin terang setelah besar.Ciri lain ekor golden red memiliki 2 warna ,bagian atas hitam dan bawah merah.


Sedangkan Jardini ,sisiknya berwarna hitam dengan bintik merah disekujur tubuh.Sejak kecil hingga besar warna tubuh Jardini tidak berubah yakni keperakan.


Ikan Arwana Prima. Sampai sekarang belum ada standar baku kriteria Arwana bagus. Namun menurut para Hobiss dan peternak ,beberapa tubuh bisa dijadikan patokan, antara lain punggung, sisik atau ring,mata dan sungut. Punggung arwana yang baik lurus dan kekar,kendati Hobiss sering berebut Arwana bongkok seperti punuk unta,karena alasan unik.Sebenarnya Bongkok itu disebabkan patah tulang dan setelah sembuh meninggalkan cacat. Arwana betina yang punggungnya bengkok tidak bisa bertelur.

Fisik harus proposional ,Artinya ukuran antara kepala,tubuh,ekor dan sirip seimbang. Sisik atau ring pilih yang tebal,tersusun rapi dan bebas lendir yang menyelimuti tubuh.


“Menurut kepercayaan atau Mitos, Pada ikan arwana yang sisik kelima dan keenam pada punggungnya tidak pecah membawa keberuntungan.” Namun untuk memperoleh ikan arwana seperti itu atau bisa disebut “tiew lung”sulit atau hese alias hararese.Kalaupun ada harganya ..hmm selangit.


Pemeriksaan sungut hingga ekor wajib dilakukan sebelum dibeli.Sungut arwana harus lengkap atau sepasang ,lurus dan sama panjang.Aquarium yang kecil mengakibatkan sungut bengkok atau patah.Jika sungut patah dipangkal tidak dapat tumbuh lagi.Mulut arwana lebar dan dower.


Hindari yang bermulut rata yang diakibatkan sering menabrak dinding aquarium. Mata,Tutup insang,Sirip Dayung ,dan ekor bentuk dan ukurannya normal. Mata arwana normal tidak menonjol, pecak atau turun. Tutup insang atau “pipi” rata menutupi seluruh rongga insang.Sirip dayung kanan dan kiri seimbang. Jika tidak gerakannya seperti orang mabuk, sempoyongan. Ekor arwana yang baik tulangnya lurus ,lebar dan bulat.
Tips memilih Ikan Arwana Terbaru

Mengenal Ikan Discus

Ikan Hias Diskus (Symhysodonodiscus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari sungai Amazon (Brasil). Jenis ikan tersebut mempunyai nilai ekonomis yang baik dan sangat disenangi di berbagai negara.

Di Indonesia ikan Diskus sudah dapat dibudidayakan dan sangat potensil untuk dikembangkan karena selain dapat dipasarkan dipasaran lokal, juga dapat merupakan komoditas ekspor.

Ciri khas dari ikan diskus ialah benetuk badannya tubuh pipih, bundar mirip ikan bawal dengan warna dasar coklat kemerah-merahan.

Ikan diskus dapat dibudidayakan didalam Aquarium untuk sepasang diskus dapat ditempatkan dalam aquarium berukuran sekitar 75 x 35 x 35 cm kwalitas yang diperlukan untuk hidup dan berkembang ikan diskus yaitu di air yang jernih, temperatur sekitar 28 - 30 ° C pH (derajat keasaman) 5 - 6 selain itu kandungan Oksigen terlarutnya harus cukup tinggi yaitu + lebih besar dari 3 ppm (pxrt per million).

Ikan Diskus sudah dapat dikembangbiakan setelah berumur antara 15 - 20 bulan. Adapun pakan ikan discus yang umum yaitu kutu air, cuk, cacing (makanan buatan) yang ada dipasaran.
Mengenal Ikan Discus Terbaru

10 Apr 2012

Tips Memelihara Ikan Hias


Ternyata, memelihara ikan hias itu gampang-gampang susah. Butuh ketelatenan dan kesabaran, serta tidak sembarangan memasukkan ikan dalam aquarium.

Perawatan aquarium. Ketika Anda memelihara ikan dalam aquarium, kita harus benar-benar menyediakan aquarium yang tidak menimbulkan stress bagi ikan. Sering-seringlah mengganti air, perhatikan fungsi filter (apakah ia bekerja dengan baik atau tidak), tidak memberi makan berlebihan, dan lakukan pembersihan aquarium secara berkala.


Pilih ikan yang sesuai dengan lingkungan. Kondisi pH air lingkungan sekitar ternyata sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup ikan. Jika lingkungan kita airnya ber-pH rendah, maka pilihlah ikan yang dapat hidup di air yang memiliki pH rendah pula. Nah, yang tak kalah penting, jagalah agar pH air tetap stabil. Karena perubahan pH akan membuat ikan menjadi cepat stress dan akhirnya mati.

Karantina ikan sebelum dimasukkan ke aquarium. Ketika Anda membeli ikan, lebih baik jika Anda mengkarantina ikan tersebut di tempat lain sebelum memasukkannya ke aquarium Anda. Mengapa? Karena bisa jadi air dari toko ikan tersebut mengandung penyakit yang dapat mengakibatkan seluruh ikan dalam aquarium Anda mati semua.

Jauhkan aquarium dari jangkauan anak-anak. Maksudnya bukan tidak boleh anak-anak melihat ikan dalam aquarium Anda. Tapi, menjauhkannya agar tidak diobok-obok oleh anak-anak. Anak-anak punya kecenderungan untuk mengobok-obok isi aquarium dan memasukkan berbagai benda ke dalamnya. Aksi ini tentu akan membuat ikan gampang stress, bukan?

Hati-hati dengan air berkaporit dan berklorin. Air PAM atau ledeng sering kali diberi kaporit atau klorin agar aman untuk dikonsumsi manusia. Tapi, bahan kimiawi ini mengandung racun yang dapat merusak dan akhirnya membunuh ikan.
Tips Memelihara Ikan Hias Terbaru

7 Apr 2012

Cara Memelihara Ikan Hias Air Tawar



Berikut ini adalah rangkaian tips memelihara ikan hias air tawar. Spesies ikan hias tertentu bisa hidup dalam waktu yang sangat lama bila dirawat dengan baik. Oleh karena itu, anda harus memiliki komitmen jangka panjang sebelum mulai memelihara ikan hias air tawar.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu anda lakukan sebelum mulai memelihara ikan:

1. Cari informasi sebanyak mungkin sebelum membeli ikan. Perhatikan faktor-faktor berikut:
- Seberapa besar ikan tersebut bila dewasa dan apakah anda mempunyai akuarium yang cukup besar untuk mengakomodasi ukuran tubuh ikan setelah dewasa.
- Cari tahu mengenai suhu air, rentang pH dan sebagainya
- Apa jenis makanan ikan yang dimakan
- Temperamen spesies ikan. Apakah spesies tertentu cocok untuk disatukan dengan ikan yang sudah anda miliki atau ingin anda pelihara di masa mendatang. Faktor ini sering terabaikan oleh penghobist.
- Apakah spesies yang akan anda pelihara mampu berkembang biak dengan cepat? Bila demikian, apakah anda memiliki peralatan pada saat ikan berkembang biak?
- Apakah ikan yang akan dibeli rentan terhadap penyakit tertentu?

2. Belilah akuarium sebesar mungkin sesuai dengan anggaran dan ruang yang anda miliki. Akuarium yang besar menyebabkan air dalam akuarium lebih stabil. Sebagai contoh, bila pemanas suhu rusak, dan toko-toko Jual Ikan sudah tutup, suhu air akan lebih stabil dalam akuarium yang besar.

3. Pelajari tentang siklus nitrogen dalam akuarium apabila anda ingin Budidaya Ikan Hias. Proses penting ini harus anda pahami bila anda ingin berhasil dalam memelihara ikan hias air tawar.

4. Pelajari peralatan akuarium sebelum anda membeli atau melakukan Budidaya Ikan Hias.

5. Bila anda senang membaca, belilah buku-buku tentang ikan hias air tawar. Membaca buku adalah cara tercepat untuk mendapatkan informasi yang anda butuhkan untuk memelihara Ikan Hias Air Tawar. Berlangganan majalah Ikan Air Tawar dan akuarium juga merupakan salah satu cara yang mudah untuk mendapatkan tips dan anda terus mengetahui hal yang baru dalam hobi ini, bisa juga anda bertanya pad a penjual Ikan Hias

6. Sediakan banyak tempat bersembunyi bagi ikan. Tempat bersembunyi akan menjadi tempat pengungsian ikan dan akan menurunkan level stress ikan.peralatan seperti itu dapat di temukan di Toko Ikan dan Toko Ikan Hias.

7. Beli test kit air akuarium untuk memonitor siklus nitrogen akuarium. Anda dapat membeli test kit untuk menguji kadar amonia, nitrit, nitrat dan pH. Anda juga harus menguji air ledeng bila menggunakan air PAM.

8. Jangan meletakkan akuarium di dekat jendela. Cahaya matahari yang memasuki akuarium akan menyebabkan ledakan ganggang hijau. Sinar matahari langsung juga akan menyebabkan suhu air dalam akuarium meningkat.

9. Jangan mengikuti aturan 1inci ikan per 1 galon air. Aturan yang lebih baik adalah 1 inci ikan per 2-3 galon air.

10. Lakukan deklorinasi air ledeng sebelum dimasukkan ke dalam akuarium tanya sama Penjual Ikan Hias deh karena mereka lebih tau tentang deklorinasi itu apa hehe..

11. Beli filter akuarium di Toko Ikan dan Toko Ikan Hias yang memiliki beberapa cartridge, sehingga anda bisa mengganti salah satu bila sudah kotor.

12. Jangan membilas filter dengan air ledeng. Gunakan air dalam akuarium yang sudah anda saring saat mengganti air Ikan Air Tawar. Klorin dan kloramin dalam air ledeng akan membunuh bakteri penghilang nitrit dan nitrat dalam filter.
Cara Memelihara Ikan Hias Air Tawar Terbaru

4 Apr 2012

Penyediaan Pakan Alami Untuk Ikan Hias

Pakan Ikan Hias - Pakan Alami Ikan Hias - Pakan Ikan Hias Aquarium

Penyediaan pakan alami penting untuk pembenihan dan pendederan ikan. Pakan alami yang digunakan untuk pembenihan ikan hias adalah kutu air (Daphnia, Moina), cacing rambut (Tubifex sp), jnetik nyamuk dan Artemia. Cara untuk pengadaan pakan almi akan dibahas dalam bab ini.

 
1. Kutu Air (Daphnia)
Kutu air biasanya diambil dari genangan air atau situ-situ (danau) pada pagi hari, sebab pada waktu tersebut kutu air berkumpul di permukaan air. Sebelum diberikan ke ikan kutu air sebaiknya dicuci dengan air bersih untuk mencegah bibit penyakit yang terbawa dari tempat asalnya.  Cara pencucian dilakukan dengan memsukkan kutu air dalam bak besar dan di beri aerasi, setelah itu saring dengan serokan dan bias langsung diberikan.

 
Kutu air dapat juga dikultur di kolam, bak semen, atau disawah. Klam dikeringkan sampai retak-retak, kemudian dipupuk dengan kotoran ayam sebanyak 300-500 gram per m2. Isi dengan air dan tunggu sampai air tidak keras, setelah itu dapat dimasukkan bibit kutu air. Setelah beberapa hari akan blooming dan siap dipanen. Jika ingin hasil yang di peroleh berkelanjutan, maka perlu dipupuk ulang dengan kotoran ayam.

2 Artemia
Artemia sebenarnya bukan dikultur, tetapi menetaskan cystenya. Penetasan Artemia dilakukan dengan air berkadar garam 25-30 ppt (gram/liter). Wadah penetasan bias dibuat dari bototl air mineral  kapasitas 1 galon atau fiber yang berebentuk corong atau bias juga dari kaca. Ke dalam wadah penetasan kita masukkan air dengan kadar garam seperti di atas, lalu dimasukkan cyste Artemia dan diaerasi kuat.
 

Selain cara penetasan di atas, dapat dilakukan juga proses dekapsulasi sebelum penetasan dengan tujuan menipiskan cangkang cyste Artemia sehingga kualitas dan kuantitas nauplii akan semakin tinggi. Dekapsulasi dilakukan dengan cara merendam kiste dalam larutan Klorin 40% atau Kaporit dan NaOH sebanyak 15 gram/l. Selama perendaman cyste harus terus-menerus diaduk sampai terjadi perubahan warna merah oranye.Selanjutnya cyste disaring dengan saringan halus dan dibilas dengan air tawar. Setelah itu dapat ditetaskan dengan prosedur seperti biasa.
 

Dalam waktu 20-24 jam Artemia akan menetas menjadi nauplii dan dapat diberikan ke larva ikan. Pemanenan dilakukan dengan mematikan aerasi sampai cangkang cyste naik ke permukaan dan Artemia turun ke dasar wadah. Setelah itu dapat dipanen dengan membuka selang panen dan ditampung di plankton net. Sebelum di berikan ke ikan Artemia dibilas dengan air tawar agar media penetasan tidak ikut terbawa.

 
3 Cacing Rambut
Cacing rambut sebenarnya bias dibudidayakan, tetapi sampai sekarang masih jarang yang membudidayakannya. Cacing rambut banyak ditemukan di sungai atau diselokan yang airnya banyak mengandung bahan organik. Karena itu sebelum diberikan ke ikan sebaiknya perlu dicuci dan ditampung selama 1-2 hari. Wadah untuk penampungan cacing rambut berbentuk kotak dengan ketinggian sekitar 10 cm dengan luas permukaan yang besar. Wadah tersebut dapat diaerasi dan diberi air mengalir. Bila jumlahnya terlalu banyak maka dapat dibekukan sebagian.
Penyediaan Pakan Alami Untuk Ikan Hias Terbaru

Pemilihan Tanaman untuk Aquascape

 Tanaman Aquascape - Tumbuhan Aquascape - Jenis Tanaman Aquascape

Tidak semua jenis ikan hias dapat dipelihara di dalam akuarium aquascaping. Jenis ikan pemakan daun-daunan (herbivora) tentu saja sangat tidak disarankan dipelihara dalam akuarium dengan aquascape yang bertanaman berdaun lembut atau lunak.
 
 
Platy
 
Pada umumnya, semua jenis ikan live bearing, seperti Platy, Black Molly, dan Guppy dapat dipelihara dengan tanaman, mereka diketahui juga sebagai pemakan lumut. Jenis tetra seperti Killifish dan Rainbow juga dapat dipelihara dalam aquascape karena tidak merusak tanaman. Jenis Chichlid ukuran kecil juga dapat dimasukkan dalam aquascape namun beberapa jenis Chichild mempunyai kebiasan menggali pasir untuk meletakkan telurnya, sehingga dapat merusak akar tanaman yang baru tumbuh. Jenis ikan lainnya adalah ikan jenis catfish yang berukuran mungil seperti Corydoras yang tidak memakan daun dan membantu memakan sisa-sisa pakan didasar air, namun jenis Ancistrus dapat merusak jaringan daunnya, jenis catfish juga dapat menjadi masalah dikarenakan jenis ini suka menggali dasar akuarium untuk mencari makanan, sehingga pemberian pakan yang cukup mutlak diperlukan untuk menghindari penggalian yang merusak akar tanaman.
 
Corydoras starbay 
 
Pilihlah Tanaman Yang Berdaun Keras
 
Hydrocotyle leucocephala 
Hydrocotyle leucocephala
 
Ikan pemakan daun biasanya menyukai daun yang tipis dan lunak. Jika kita ingin memelihara jenis ikan herbivora ini dalam aquascape kita maka kita harus memilih tanaman berdaun keras, kaku, dan pahit (bagi si ikan tersebut), misalnya Hydrocotyle leucocephala, Lobelia cardinalis, dan Saururus cernuus.
 
 
Bolbitis heudelotii
 
Jenis tanaman lain yang memiliki daun yang sering dihindari oleh ikan herbivora adalah : Anubias, Bolbitis heudelotii, Microsorum pteropus, Crinum natans, Crinum calamistratum, dan Vallisneria. Semua jenis tanaman ini tidak membutuhkan banyak cahaya sehingga mudah dalam perawatannya.
Pemilihan Tanaman untuk Aquascape Terbaru

3 Apr 2012

Cara Budidaya Lobster Air Tawar Dengan Cara Cepat

Sebelum masuk pada cara budidaya lobster air tawar. Kita ulas sedikit tentang segmen pembenihan dan pembesaran lobster air tawar. Pada prinsipnya pembenihan dan pembesaran adalah satu kesatuan, karena tujuan akhir budidaya lobster air tawar adalah menciptakan lobster air tawar konsumsi.

Budidaya lobster air tawar sangatlah mudah dan tidak harus memiliki keahlian khusus seperti budidaya udang atau ikan air tawar yang memiliki teknik sedemikian rumit dengan sistem kawin suntik dan pengawasan khusus. Memang untuk lobster air tawar ini yang terpenting ada minat untuk mengerjakannnya saja. Sediakan oksigen yang cukup di dalam air dan pakan yang cukup tidak berlebihan maka lobster akan tumbuh sempurna dan bongsor. Tidak menyita waktu banyak apabila secara rutin dikerjakan. Lobster air tawar dapat diberi makan pada pagi dan sore hari. Untuk pembersihan kolam dan pensortiran paska panen dapat dilakukan pada waktu libur.

Apa yang dibutuhkan untuk segmen pembenihan dan pembesaran:

1. Pembenihan adalah menghasilkan bibit atau anakan lobster air tawar hingga ukuran 2 inci. Yang diperlukan adalah Induk Berkualitas yang tidak mudah terserang penyakit dan bukan dari hasil perwakinan sedarah (inbreeding) pasalnya perkawinan sedarah akan menghasilkan lobster berkelamin ganda atau intersex. Untuk mendapatkan indukan yang baik, harus dilakukan selective breeding yaitu memilih lobster yang pertumbuhannya paling cepat diantara yang lain dalam satu generasi. Dipisahkan antara kelamin jantan dan betina pada ukuran 2 inci agar pada saat menginjak dewasa lobter tersebut tidak kawin dalam usia dini.

Apa yang dibutuhkan pada segmen pembenihan adalah induk lobster air tawar yang diset untuk 1 set (5 betina+4jantan) dengan kepadatan tempat pembesaran 50cmX50cm dengan tinggi air maks 30 cm dengan atap tertutup atau bisa memberi atap sebuah paranet untuk tanaman anggrek atau terpal. Untuk kolam perkawinan diusahakan maks 1 set 1m2, karena kalau kapasitas sedikit sedangkan kolam terlalu besar itu akan mengurangi lobster memilih pasangannya. Karena frekwensi mereka jarang bertemu. Dan untuk media pembenihan tidak harus memiliki lahan yang luas, perkawinan indukan cukup mengunakan aquarium atau kolam semen dan pembesaran hingga ukuran 2 inci dapat dilakukan dikolam semen juga.

2. Pembesaran adalah menghasilkan lobter ukuran konsumsi, biasanya untuk lobster air tawar yang disajikan di restoran ukuran Per Kg isi 10-12 ekor. Apa yang dibutuhkan yaitu bibit lobster air tawar ukuran 2 inci untuk pembesaran. Dan ini harus memiliki lahan agak sedikit besar dan kami sarankan untuk pembesaran harus kolam tanah. Karena kolam tanah memiliki struktur tanah untuk lobster hidup seperti di habitat aslinya, karana saya sudah meriset membandingkan pembesaran di aquarium, kolam semen, bak fiber, kolam terpal, kolam karper tetapi tetap kolam tanag menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dari yang lainnya. maksimal 10 ekor per meter. Dan ini harus dipisahkan antara jenis kelamin betina dan jantan agar ketika pembesaran lobster tidak kawin. Dan diusahakan untuk kelamin jantan saja yang dibesarkan karena memang jantan lebih cepat pembesaran dibanding betina.

Pembenihan dan pembesaran pada dasarnya menjadi satu kesatuan. Awalnya hanya induk lobster air tawar yang dikawinkan dalam kolam semen setelah 2 minggu kolam dikuras semua maka akan ada lobster yang sudah gending telur dipindahkan kedalam kolam atau aquarium untuk masa pengeraman 1 bulan setelah itu lobster dipindahkan ke kolam semen untuk penetasan anakan lobster setelah itu biarkan anakan lobster besar hingga ukuran 2 inci selama 2 bulan setelah itu lobster disortir antara kelamin jantan dan betina siap untuk dibesarkan didalam kolam pembesaran yaitu kolam tanah, dengan masa pembesaran 6 bulan lobster dapat dipanen hingga ukuran 10 -12 ekor per Kg. Cukup sederhana kan, untuk induk lobster ukuran 4 Inci dapat menghasilkan 200 ekor telur dengan tingkat kematian 15%. Semakin besar ukuran lobster dan semakin sering lobster dikawinkan maka lobster tersebut akan semakin banyak menghasilkan telur.

TEKNIK BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR PEMBENIHAN MAUPUN PEMBESARAN

Lobster air tawar biasanya hidup di danau, rawa atau sungai. Ar tawar, yang terletak di kawasan perairan papua nugini dan Australia. Umumnya tempat hidup (habitat) lobster air tawar memiliki ciri-ciri khusus, seperti sungai yang tepinya dangkal dan bagian dasarnya terdiri atas Lumpur, pasir dan bantuan.

Suhu untuk pertumbuhan lobster adalah 26 – 310 C. dengan kandungan oksigen terlarut (02) 3-5 ppm, dan PH 6 – 8,5. sebetulnya ini tidak berpengaruh terlalu besar harus mengikuti patokan diatas. Namun cara yang sangat sederhana misalkan untuk kolam yang akan diisi air hendaknya diendapkan terlebih dahulu selama 1 hari 1 malam dengan tambahan supplayan oksigen terlarut seperti pompa atau aerator gunannya agar ph air menjadi naik atau stabil dikisaran 7 dan oksigen terlalut akan naik sampai 4-5 ppm dan untuk suhu tidak terlalu sudah dengan iklim seperti di Indonesia ini.

Supplayan oksigen terlarut itu sangat sekali dibutuhkan untuk kelangsungan hidup lobster. Media persembunyian juga harus ada agar gunanya mengurangi tinggat bertemunya lobster dengan yang lain. Karna lobster memiliki sifat kanibalisme yang tinggi ini bisa kita hindari dengan memberi paduan tempat persembunyian yang banyak seperti batu bata roster, genteng, pipa paralon yang dapat disesuaikan dengan ukuran lobster, paranet angrek atau karung.

Untuk anakan yang baru menetas dapat diberikan makan cacing sutra, cacing beku, kutu air beku, pellet yang halus dll. Pada umumnya apapun makan dapat dimakan oleh lobster air tawar karna di habitat asalnya apapun yang ada diperairan akan dimakannya, karna lobster air tawar memang tidak susah seperti jenis perudangan lainnya atau pun perikanan lainnya.

Riset dari ILC Farm untuk makanan yang mengandung protein segar jauh lebih cepat pertumbuhannya di banding sayur-sayuran atau pellet lobster. Cacing termasuk jenis protein segar yang dapat ditemui dan tidak repot untuk mencarinnya dan dari segi harga pun tidak terlalu mahal untuk anakan lobster yang berukuran 5 inci dengan jumlah telur kurang lebih 400 butir dapat dapat menghabiskan sekitar 2 liter cacing sutra dengan harga Rp 10.000. per liter untuk makan perbulan. Dengan waktu 2 – 3 bulan dapat mengahasilkan bibit ukuran 2 inci Up.

Untuk bibit lobster air tawar berukuran 2 inci masuk pembesaran untuk pembesaran lobster konsumsi dengan pembesaran 5 – 6 bulan pada perinsipnya sama bisa kita berikan apa saja, tapi ILC farm tetap memilih protein segar sebagai menu utama dan pellet lobster atau sayuran sebagai menu selingan. protein segar pun sangat bervareasi mulai dari cacahan ikan sampai empla usus, jeroan dan keong mas. Tetapi keong mas ternya memiliki kandungan protein yang sangat lengkap dan gizi yang banyak dan mudah dicari atau dikembangbiakan. Pembesaran dapat menekan biaya untuk pakan sampai menjadi 0 %. Ini terbukti sangat ampuh. Budidaya apapun biaya paling besar yaitu penyediyaan pakan, kalau biaya pakan bisa ditekan sampai 0 % dana investasi bisa digunakan untuk penunjang lainnya. Tanpa mengurangi dari kelezatan lobster itu sendiri. Suatu proses lobster bisa tumbuh sehat dan bongsor adalah tersedianya air yang cukup, oksigen terlarut yang cukup agar bisa merubah zat-zat makan menjadi daging dan pakan yang berprotein segar. Maka lobster akan tumbuh cepat dan dapat mempersingkat waktu pemanenan.
Cara Budidaya Lobster Air Tawar Dengan Cara Cepat Terbaru

Jenis-Jenis Ikan Livebearer

Apakah kalian semua tau tentang ikan Livebearer? pasti sedikit saya yakin yang tau tentang ikan Livebearer tetapi bila saya tanya Ikan Guppy? pasti kalian tau dan saya yakin sewaktu anda kecil kalian sering menangkapnya di kali atau selokan rumah anda yang sering anda sebut Ikan Cere.

 
Guppy:
Jangan salah tentang ikan ikan ini, karena saya juga dulu melakukan ternak ikan ini sayangnya tidak berhasil karena lumayan sulit untuk membudidayakannya.

Saya mengetahui ikan ini berawal dari om saya yang hobi membudidayakan ikan antara lain, discuss, manfish (yang seperti layang-layang), guppy, platys (family dari ikan guppy), mempor, cupang hias dan adu.

Memang sejak kecil saya sudah senang dengan ikan karena senang bisa melihatnya bergerak lincah didalam air. Walaupun bentuknya kecil tetapi ikan guppy memiliki daya tarik dari buntutnya yang mekar dan bercorak indah.

Nih saya akan berikan gambar gambar ikan Live Bearer yang sesungguhnya, check this out:

 

Molly / Black Molly: Sudah pasti ikan ini berwarna hitam karena namanya saja "BLACK MOLLY". Berikut ini masih sejenis dengan Black Molly tetapi ini lebih gendut, saya sendiri pun belum pernah melihatnya secara langsung hehee.

 







Molly Baloon: Nah yang ini juga termasuk ikan guppy favorite saya setelah ikan guppy sebelumnya, karena warnanya indah dan ada buntut panjang sehelai di ujung bawah buntutnya.

 







Platys:
Jangan disamakan ikan ini dengan swordfish yang anda pikirkan, karena ini ikan mini yang kecil jadi tidak mungkin sama dengan swordfish yang kita sering liat. ikan ini hanya buntutnya saja yang berbentuk seperi pedang hahahaha.

 







Swordtail:
Sejujurnya saya belum pernah melihat ikan ini tetapi berdasarkan yang saya lihat dari segi bututnya hampir mirip dengan ikan platys dewasa tapi saya juga kurang tau tentang hal ini.

 






Kohaku:









Jenis-Jenis Ikan Livebearer Terbaru

Jenis Ikan Sapu-Sapu (Pleco)

Pasti sudah banyak hobiis yang mengenali ikan ini.Tentu saja, di Indonesia ikan ini disebut dengan ikan sapu-sapu atau Pleco.Ikan ini disebut sapu-sapu dikarenakan makananya yang berupa algae yang menempel di kaca aquarium.Silahkan melihat artikel pemeliharaanya!!

Ikan sapu-sapu atau ikan bandaraya adalah sekelompok ikan air tawar yang berasal dari Amerika tropis yang termasuk dalam famili Loricariidae, namun tidak semua anggota Loricariidae adalah sapu-sapu. Dalam perdagangan ikan internasional ia dikenal sebagai plecostomus atau singkatannya, plecos dan plecs. Di Indonesia, analogi yang sama juga dipakai tetapi alatnya yang dipakai sebagai nama (sapu) sedangkan di Malaysia orang menyebutnya “ikan bandaraya” karena fungsinya seperti petugas pembersih kota (“bandar”). Ikan sapu-sapu ini nyaris dapat hidup bersama dengan ikan akuarium apa saja. Meskipun demikian, ia bisa tumbuh sepanjang 60 cm dan menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat. 

Makanan ikan sapu-sapu adalah mentimun. Selain mentimun, ikan sapu-sapu juga memakan lendir-lendir hewan dan lumut. Ikan ini omnivora (pemakan segala) tapi biasanya mencari sisa-sisa tumbuhan air di malam hari. Ikan sapu-sapu memiliki 2 alat pernafasan. Alat pernafasan yang pertama adalah insang. Insang digunakan oleh ikan sapu-sapu saat berada di air yang jernih. Alat pernafasan ikan sapu-sapu yang kedua adalah labirin. Labirin adalah alat pernafasan binatang lumpur atau air yang keruh. Karena memiliki 2 alat pernafasan, Ikan sapu-sapu dapat hidup di air dan di lumpur. 

Jenis-jenis Pleco:
  1. Common pleco
  2. Zebra pleco
  3. Gold Nugger pleco
  4. Scarlet pleco
  5. Shunshine pleco
  6. Flash pleco
  7. Medusa pleco
Pakan  pleco:
  • Algae water
  • Algae
  • Sisa pakan ikan
  • Ikan mati
  • Timun
  • Kutu air
  • Infusoria
  • dll.
Perkembangbiakan:
Ikan ini dapat dibedakan kelaminnya,apabila ikan ini sudah berukuran dewasa. Biasanya dilihat dari kumis yang terlihat pada daerah insang. Biasanya kumis jantan lebih panjang dari pada sang betina
Lanjutan akan segera ditambahkan. 

Penyakit:
1.White spot.
Ciri-ciri: Terdapat bercak putih pada bagian tubuh ikan.
Pencegahan : Menjaga kualitas air aquarium,dan menggunakan air yang benar-benar bersih.
Penyembuhan : Penyembuhan paling ampuh menggunakan methlyn biru untuk penyakit ini,dengan menaruhnya di aquarium karantina dan berikan dosis yang sesuai.

2.Infeksi oleh bakteri.
Ciri – ciri : Bentuk mata yang kurang wajar dan tidak aktif berenang
Penyembuhan   : Menggunakan obat Tetracyline.

 1. Common Pleco


2. Zebra Pleco


3. Gold Nugger Pleco


4. Scarlet Pleco


5. Shunshine Pleco


6. Flash Pleco

 7. Medusa Pleco



Varietas Pleco
Note: Ada beberapa pleco yang menggunakan nama sebutan " L-Numbers" banyak sekali jenis pleco yang memiliki ciri-ciri yang sangat mirip, sehingga sangatlah sulit untuk para awam membedakan jenis-jenis pleco:
Daftar ikan di atas adalah daftar pleco yang paling sering beredar di pasaran ikan hias.



Setup aquarium dan beberapa tips
Beberapa pleco tidak terlalu membutuhkan aquarium yang luas, karena badan mereka yang agak kecil, namun aquarium kecil tidak cocok untuk common pleco yang dapat tumbuh besar. Pleco hias cocok untuk berada di aquarium aquascape  dengan tempat persembunyian yang cukup, seperti kayu, pipa, dan berbagai hiding place yang lain. Memelihara pleco-pleco ini tidak semudah memelihara common pleco, pleco-pleco ini tetap membutuhkan filterasi dan aerasi yang baik agar terus bertahan hidup.


Pakan
Ikan ini termasuk ikan Omnivora dan termasuk ikan yang pendamai dengan ikan lain, kecuali common pleco yang dapat melukai ikan pendamai yang lainnya.
  • Non hidup      : Algae wafer, sisa pakan ikan, ikan mati, mentimun yang ditenggelamkan,etc.
  • Hidup             : Algae, kutu air, infusoria.

Perkembangbiakan
1. Ikan ini dapat dibedakan kelaminnya, apabila ikan ini sudah berukuran dewasa.
2. Biasanya dilihat dari kumis yang terlihat pada daerah insang.
3. Biasanya kumis jantan lebih panjang dari pada sang betina


Penyakit yang biasa menyerang ikan ini
1.White spot.
Ciri-ciri: Terdapat bercak putih pada bagian tubuh ikan.
Pencegahan: Menjaga kualitas air aquarium, dan menggunakan air yang benar-benar bersih.
Penyembuhan: Penyembuhan paling ampuh menggunakan methlyn biru untuk penyakit ini, dengan menaruhnya di aquarium karantina dan berikan dosis yang sesuai.

2.Infeksi oleh bakteri.
Ciri - ciri: Bentuk mata yang kurang wajar dan tidak aktif berenang
Penyembuhan: Menggunakan obat Tetracyline.


Tips dan Fakta tambahan
1.Kebanyakan pleco yang dijual di pasaran, merupakan tangkapan alam.
2.Pleco yang sudah banyak di kembangbiakan di Indonesia adalah Zebra pleco dan britlenose.


Zebra pleco di aquarium kecil, ikan ini hanya bersembunyi pada siang hari sementara di malam harinya dia keliling aquarium dan memakan mentimun yang ditenggelamkan.
Jenis Ikan Sapu-Sapu (Pleco) Terbaru

31 Mar 2012

Ikan Silver Dollar (Metynnis schreltmuellerl)



 
Pemeliharaan dan Budidaya Ikan Silver Dollar: Ikan silver dollar merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi bukan hanya sebagai komoditi lokal, tetapi juga merupakan komoditi ekspor, sehingga ikan ini mempunyai potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai ikan komersial.

Permasalahan yang timbul dalam pengembangan ikan ini diantaranya adalah penyediaan benih masih sulit. Salah satu penyebab sulitnya penyediaan benih ini adalah masih sulitnya ikan ini dipijahkan dalam wadah budidaya, derajat penetasan dan kelangsungan hidup larva rendah. Salah satu cara yang telah  dilakukan untuk menanggulangi permasalah tersebut adalah pemijahan secra buatan dengan rangsangan hormonal. Cara tersebut akan diterangkan secara detail pada pembahasan berikut.



3.1.1 Deskripsi Ikan Silver Dollar
Ikan silver merupakan ikan introduksi yang didatangkan dari sungai amazon, amerika Selatan. Ikan ini termasuk kedalam famili Characidae. Bentuk badannya pipih dan panjangnya dapat mencapai 15 cm. Warna badan dan perutnya perak mengkilap dan agak keabu-abuan pada bagian punggungnya.

Jenis kelamin ikan ini relatif mudah dibedakan setelah dewasa dengan melihat sirip analnya. Sirip anal ikan silver dollar betina agak meruncing dibagian depannya dan berwarna jingga cerah atau merah menyolok bila telah matang gonad. Sedangkan ikan jantannya memiliki sirip anal yang bundar dibagian depannya dan berwarna jingga jika telah matang gonad, tetapi warna ini kurang mencolok dibandingkan dengan betinanya.

Ikan ini termasuk herbivora, memakan daun-dauanan seperti selada air dan tanaman air lainnya yang berdaun lunak. Ikan silver dollar sudah dapat dipijahkan pada pH air 6.8-7.0 dengan suhu air 26-30 oC.

3.1.2 Pemeliharaan Induk
Pemijahan induk silver dollar jantan dan betina dilakukan secara terpisah dalam akuarium kaca yang berukuran cm yang ditempatkan pada ruangan tertutup. Pemeliharaan secara terpisah ini dimaksudkan agar ikan dapat matang gonad serentak dan tidak terjadi pemijahan liar yang tidak dikehendaki. Akuarium tempat pemeliharaan induk diisi air setinggi 35 cm serta diberi aerasi. Dalam satua kuarium dimasukkan  sekitar 10 ekor induk. Untuk menjaga kualitas air pemeliharaan induk dilakukan pergantian air dua hari sekali sebanyak ¼ bagian atau tergantung kebutuhan.

Pemberian makanan kepada induk dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari berupa larva Chironomus (chu merah) beku atau segar, atau cacing rambut yang diselingi dengan memberikan selada air. Induk ikan dipelihara hingga matang gonad atau siap dipijahkan.

Induk ikan silver dollar yang matang gonad dapat dilihat dari penampakan tepi sirip ekor yang berwarna merah tua kehitaman, operkulum (tutup insang) berwarna kemerahan, dan pada badan tepat dibelakang tutup insang terdapat dua bintik hitam. Bila induk betina kelihatan perutnya yang membesar (gendut).

Pemijahan ikan silver dollar dapat dilakukan secara alami, akan tetapi waktu terjadinya pemijahan tidak dapat diprediksi dengan baik sehingga relatif sulit untuk menentukan target produksi benih. Oleh karena itu, pemijahan ikan silver dollar ini perlu dilakukan dengan rangsangan hormon. Seperti pada pemijahan dengan rangsangan hormonal yang dijelaskan sebelumnya, induk-induk silver dollar yang akan disuntik ditimbang dahulu untuk mengetahui beratnya dan kemudian menentukan banyaknya hormon yang harus disuntikkan. Hormon yang umum dipakai untuk merangsang pemijahan ikan silver dollar adalah ovaprim. Penggunaan ekstrak kelenjar hipofisa ikan mas untuk menyuntik ikan silver dollar jarang dipakai, karena ukuran ini relatif kecil sehingga sulit menentukan dosis yang diberikan.
Dosis yang diberikan pada ikan silver dollar dengan menggunakan ovaprim yakni memakai dosis 0,7 ml/ kg bobot ikan. Penimbangan ikan diperlukan untuk mengetahui dosis yang digunakan. Untuk bobot yang berbeda dapat menggunakan sistem konversi berdasarkan dosis yang ada.

Untuk mengurangi stres, sebelum dilakukan penyuntikan, sebaiknya ikan dibius terlebih dahulu dengan menggunakan MS-222 dengan konsentrasi sekitar 100 mg perliter air. Setelah ikan dibius, diangkat dan kemudian diletakkan diatas gabus busa tebal. Dengan hati-hati ikan disuntik dibagian daging pungggung yang paling tebal. Diusahakan menggunakan jarum suntik yang paling kecil.

Setelah penyuntikan selesai, ikan dikembalikan lagi ke wadah pemijahan. Wadah pemijahan dapat berupa akuarium dengan ukuran  cm atau bak beton yang diisi air sedalam 25 cm dan diberi tanaman air Hydrilla. Kedalam setiap wadah dimasukkan sepasang induk jantan dan betina. Air dalam wadah pwmijahan dinaikkan tingginya menjadi 35 cm setelah dilakukan penyuntikan kedua.

3.1.3 Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva/Benih
Setelah ikan memijah, ditandai dengan banyaknya telur yang tersebar didasar wadah pemijahan, kedua induk ikan diangkat dan dipindahkan kewadah pemeliharaan induk semula. Tanaman Hydrilla dalam akuarium juga diambil dan dibuang. Dan untuk mencegah serangan penyakit, kedalam wadah pemeliharaan induk yang selesai memijah ditambahkan 1-2 sendok garam dapur dan Methylene Blue 1 mg/l.

Telur-telur didalam wadah pemijahan dapat dibiarkan menetas diwadah tersebut, tetapi dapat juga dipindahkan atau disatukan kedalam wadah khusus untuk penetasan telur. Cara memindahkan telur harus dilakukan secara hati-hati agar telur tidak rusak. Pengambilan telur dari wadah pemijahan dapat dilakukan dengan menyiponya dengan selang dan telur yang keluar ditampung di baskon, kemudian telur-telur tersebut dimasukkan ke wadah penetasan.

Kualitas air penetasan tetap dijaga dengan cara mengganti airnya sebanyak 30% setiap hari. Bila telur-telur sudah menetas (sekitar 50-70 jam setelah pemijahan) dilakukan penyiponan terhadap telur-telur yang tidak berhasil menetas untuk menjaga kualitas air tetap baik.

Pemberian pakan kepada larva dilakukan setelah larva berumur 4 hari. Pakan yang diberikan ke larva berupa nauplii Artemia yang baru menetas. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari, pagi, siang dan sore hari. Setelahg benih agak besar, pakan yang diberikan berupa cacing rambut atau kutu air sampai ikan akan dijual.

Selama pendederan ikan dapat dilakukan penjarangan kepadatan agar pertumbuhannya tidak terhambat. Pendederan ikan dilakukan di wadah yang lebih besar seperti akuarium berukuran cm atau bak beton  cm.
Ikan Silver Dollar (Metynnis schreltmuellerl) Terbaru